Tripod hoist adalah rangka kaki tiga portabel yang dipasangi hoist atau winch di salah satu kakinya, dipakai untuk menurunkan dan menaikkan orang maupun barang lewat bukaan vertikal seperti manhole, sumur, tangki, silo, dan pit. Fungsinya menyediakan titik angkat tepat di atas lubang di lokasi yang tidak punya struktur permanen untuk menggantung alat angkat. Di pekerjaan ruang terbatas, tripod juga menjadi dudukan perangkat penahan jatuh sehingga pekerja bisa dievakuasi dari luar tanpa ada penolong yang ikut turun.
Apa Itu Tripod Hoist?
Tripod hoist terdiri dari tiga komponen utama: kepala (head) sebagai titik pertemuan kaki sekaligus tempat pulley dan titik gantung, tiga kaki teleskopik yang bisa disetel tingginya, dan alas kaki (foot) yang menahan kaki agar tidak mengangkang melebar saat dibebani. Rantai atau tali pengaman antar kaki membatasi sudut buka kaki pada posisi aman. Di salah satu kaki dipasang bracket untuk hoist, hand winch, atau unit penahan jatuh tipe retrieval.
Katalog TOYO-INTL menyediakan tripod hoist dalam konfigurasi head and foot, yaitu paket kepala dan alas kaki, dengan pilihan kapasitas 1 ton dan kapasitas 2 ton. Keduanya bisa dilihat pada halaman kategori tripod hoist.
Cara Kerja dan Prinsip Pembebanannya
Beban Mengalir ke Tiga Kaki
Beban yang tergantung di kepala tripod diteruskan ke tiga kaki sebagai gaya tekan, lalu ke lantai. Gaya mendatar yang mendorong kaki agar melebar ditahan oleh rantai atau tali pembatas. Karena itu rantai pembatas bukan aksesori tambahan; tanpa rantai, kaki akan terus melebar sampai tripod ambruk. Panjang rantai di ketiga kaki harus sama supaya beban terbagi merata.
Hoist di Kaki, Tali Lewat Kepala
Hoist atau winch dipasang di salah satu kaki, lalu talinya dinaikkan dan dilewatkan pulley di kepala sebelum turun ke lubang. Dengan susunan seperti ini operator berdiri di permukaan, tidak perlu menjangkau ke dalam lubang, dan beban tetap tergantung tepat di tengah mulut lubang.
Jalur Terpisah untuk Orang dan Barang
Pada pekerjaan masuk ruang terbatas, jalur untuk menaikkan atau menurunkan pekerja dan jalur untuk barang sebaiknya tidak dijadikan satu. Perangkat penahan jatuh tipe retrieval dipasang terpisah dari winch pengangkat material, karena keduanya punya fungsi dan standar yang berbeda.
Kapan dan Di Mana Tripod Hoist Dipakai
Tripod dipakai ketika pekerjaan berlangsung di bukaan vertikal yang tidak punya struktur penggantung permanen, dan lokasi itu harus ditinggalkan bersih setelah pekerjaan selesai. Pemakaian yang paling sering:
- Masuk dan keluar manhole jaringan air bersih, air limbah, dan drainase kota.
- Inspeksi dan pembersihan tangki, silo, bak penampung, dan vessel.
- Pekerjaan di pit lift, pit mesin, dan sumur pompa.
- Menurunkan dan menaikkan peralatan kerja serta material ke dasar galian.
- Penyiapan sarana penyelamatan untuk tim rescue industri.
Jika pekerjaan tidak lagi berupa lubang vertikal melainkan pemindahan rutin di satu area kerja, alat lain lebih tepat. Pilihan untuk area kerja tetap dibahas pada artikel jib crane dan gantry crane.
Cara Memilih Tripod Hoist
Mulai dari Beban dan Jenis Pekerjaan
Tentukan dulu apa yang akan diangkat: material saja, orang saja, atau keduanya bergantian. Pekerjaan yang melibatkan pengangkatan orang punya persyaratan yang lebih ketat dan menuntut perangkat yang memang disertifikasi untuk itu. Untuk material, hitung berat beban terberat berikut alat bantu yang ikut tergantung, lalu bandingkan dengan kapasitas tripod. Cara menghitungnya dibahas di artikel cara menghitung berat beban sebelum diangkat.
Tinggi Kerja dan Diameter Lubang
Tinggi kepala tripod menentukan ruang bebas di atas lubang untuk menarik pekerja atau beban sampai benar-benar keluar. Terlalu rendah, beban tersangkut di bibir lubang; terlalu tinggi dengan kaki terlalu melebar, tripod jadi mudah goyang. Ukur juga jarak antar kaki saat terbuka, lalu pastikan ketiga kaki bisa berdiri di permukaan yang rata dan padat di sekeliling lubang, bukan di bibir galian yang bisa longsor.
Panjang Tali dan Jenis Hoist
Panjang tali winch harus melebihi kedalaman lubang terdalam yang akan dikerjakan, dengan sisa lilitan tetap tertinggal di drum saat tali terulur penuh. Pilih hoist yang gerakannya halus dan punya rem yang menahan beban di posisi mana pun saat tuas dilepas.
Bahan dan Kemudahan Dipindah
Tripod aluminium lebih ringan untuk dipindah-pindah satu tim kecil, sedangkan rangka baja lebih tahan benturan di lingkungan industri berat. Pertimbangkan juga apakah unit bisa dilipat dan diangkut dengan kendaraan yang tersedia.
Perawatan dan Keselamatan
Sebelum dipasang, periksa kaki dari bengkok dan retak, cek pin pengunci ketinggian terpasang penuh di ketiga kaki, dan pastikan rantai pembatas tidak ada mata rantai yang melar atau aus. Periksa pulley di kepala berputar bebas dan talinya duduk di alurnya. Lantai tempat kaki berdiri harus rata, keras, dan bebas minyak.
Selama bekerja, jangan memakai tripod untuk menarik beban ke arah samping. Tripod dirancang untuk beban vertikal; tarikan menyudut membuat salah satu kaki terangkat. Jangan pula menambah tinggi kaki melebihi batas setelan yang ditandai pabrikan. Setelah dipakai, bersihkan lumpur dari pin dan lubang setelan, keringkan, lalu simpan di tempat kering. Tripod, hoist, dan perangkat penahan jatuh yang dipasang padanya perlu masuk jadwal inspeksi berkala dan riksa uji sesuai ketentuan yang berlaku. Produk pendukung pekerjaan angkat lainnya bisa dilihat di kategori material handling dan di situs TOYO-INTL Indonesia.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa itu tripod hoist dan untuk apa digunakan?
Tripod hoist adalah rangka kaki tiga portabel dengan hoist atau winch terpasang, dipakai untuk menaikkan dan menurunkan orang atau barang melalui bukaan vertikal seperti manhole, sumur, tangki, dan pit, di lokasi yang tidak memiliki titik gantung permanen.
Berapa kapasitas tripod hoist?
Kapasitasnya bervariasi menurut rangka dan hoist yang dipasang. Di katalog TOYO-INTL tersedia konfigurasi head and foot dengan kapasitas 1 ton dan 2 ton. Kapasitas yang berlaku adalah yang paling kecil di antara rangka tripod, hoist, dan tali yang dipakai.
Apa bedanya tripod hoist dengan davit arm?
Tripod berdiri sendiri di atas tiga kaki dan menempatkan titik angkat tepat di atas lubang, sehingga cepat dipasang dan dipindah. Davit arm berupa lengan yang dimasukkan ke soket atau dasar yang dipasang permanen di struktur, lebih cocok untuk titik masuk yang sama dipakai berulang kali dan untuk lubang yang kaki tripod tidak bisa mengelilinginya.
Apakah tripod wajib dipakai saat masuk ruang terbatas?
Pekerjaan masuk ruang terbatas lewat bukaan vertikal mensyaratkan adanya sarana penyelamatan yang memungkinkan pekerja ditarik keluar dari luar tanpa penolong ikut masuk. Tripod dengan perangkat retrieval adalah cara yang paling umum memenuhi syarat itu. Penentuan akhirnya mengikuti hasil penilaian risiko dan prosedur izin kerja di masing-masing lokasi.
Apa saja yang perlu dicek sebelum tripod hoist dipakai?
Periksa kondisi kaki dan pin pengunci, rantai atau tali pembatas kaki, pulley di kepala, kondisi tali dan rem pada hoist, kerataan serta kepadatan lantai tumpuan, dan pastikan beban kerja tidak melebihi kapasitas unit. Catat hasil pemeriksaan dalam formulir inspeksi harian.


