Aktivitas industri manufaktur di Asia Tenggara terus tumbuh pesat seiring meningkatnya kebutuhan akan efisiensi dan teknologi modern. Berdasarkan laporan Meticulous Research, pasar otomasi industri di kawasan ini diproyeksikan tumbuh dengan CAGR sekitar 6,6% pada periode 2025–2032. Kondisi ini mendorong permintaan terhadap permesinan, sistem otomasi, dan perangkat pendukung produksi, sekaligus membuka peluang transfer pengetahuan antara produsen global dan pelaku industri lokal melalui pameran teknologi.
Pameran manufaktur berperan penting sebagai sarana memperkenalkan inovasi terbaru sekaligus membaca arah perkembangan kebutuhan pasar. Forum ini mempertemukan produsen internasional dengan industri lokal, memberikan gambaran tren global seperti peningkatan kualitas lifting equipment dan sistem otomasi yang mendukung proses kerja lebih aman, efisien, dan terukur. Momentum tersebut dinilai strategis untuk membangun ekosistem industri yang semakin kompetitif di tingkat regional maupun global.
Salah satu peserta Manufacturing Indonesia 2025 di JIExpo Kemayoran, TOYO-INTL, memperkenalkan evolusi TOYO Hoist dan rangkaian lifting equipment berstandar internasional. Melalui booth interaktif dan demonstrasi produk, perusahaan menegaskan komitmennya pada kualitas, keandalan, dan inovasi, serta ekspansinya ke lebih dari lima benua. Bersama mitra resminya di Indonesia sejak 2014, TOYO-INTL menegaskan upayanya menghadirkan teknologi global agar dapat diakses dan dimanfaatkan oleh berbagai sektor industri nasional.


